
fromhiptohousewife.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menetapkan target jelas terkait penyelesaian Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara. Ia menegaskan masjid tersebut harus siap digunakan untuk Salat Id Lebaran 2026. Target ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas ibadah representatif di pusat pemerintahan baru Indonesia.
Dalam kunjungan kerjanya ke IKN, Gibran memantau langsung progres pembangunan masjid. Ia menilai proyek tersebut telah mendekati tahap akhir dan menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah pusat mendorong percepatan pekerjaan agar fungsi pelayanan umat dapat berjalan sesuai jadwal.
Progres Pembangunan Hampir Rampung
Gibran menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Negara IKN telah mencapai lebih dari 98 persen. Capaian ini mencerminkan kerja intensif seluruh pihak yang terlibat dalam proyek strategis tersebut. Pemerintah menargetkan penyelesaian fisik masjid pada pertengahan Februari 2026.
Pada tahap awal pemanfaatan, masjid ini mampu menampung sekitar 29 ribu jemaah. Kapasitas tersebut sudah cukup untuk menggelar Salat Id secara khidmat. Pada tahap desain akhir, masjid ini akan menampung hingga 60 ribu jemaah dan menjadi salah satu masjid terbesar di Indonesia.
Gibran Tekankan Kualitas dan Fungsi Pelayanan
Selain mengejar tenggat waktu, Gibran menaruh perhatian besar pada kualitas bangunan. Ia meminta seluruh pihak menjaga standar konstruksi agar masjid dapat digunakan dalam jangka panjang. Pemerintah tidak ingin hanya mengejar target seremonial tanpa memperhatikan daya tahan dan kenyamanan jemaah.
Gibran juga menekankan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Masjid Negara IKN dirancang untuk mendukung aktivitas ibadah, edukasi, dan syiar Islam yang moderat. Konsep ini sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Simbol Identitas Islam di Ibu Kota Baru
Masjid Negara IKN tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah. Pemerintah merancang bangunan ini sebagai simbol identitas Islam yang rahmatan lil alamin. Desain arsitektur masjid menggabungkan nilai modern dan filosofi budaya Nusantara.
Atap masjid yang menyerupai sorban mencerminkan nilai spiritual dan persatuan umat. Pemerintah berharap masjid ini menjadi ikon baru IKN yang mampu menarik perhatian masyarakat nasional maupun internasional. Dengan pendekatan tersebut, masjid tidak hanya hadir sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai representasi nilai kebangsaan.
Kunjungan Lapangan Perkuat Pengawasan Proyek
Gibran melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Ia ingin memastikan proyek strategis nasional ini tidak mengalami deviasi dari target waktu dan mutu. Pendekatan ini memperlihatkan gaya kepemimpinan yang aktif dan responsif.
Melalui kunjungan lapangan, pemerintah dapat segera mengidentifikasi kendala teknis. Langkah ini memungkinkan penyelesaian masalah secara cepat dan terukur. Pemerintah pusat juga terus berkoordinasi dengan Otorita IKN dan kontraktor pelaksana agar proyek berjalan optimal.
Masjid Negara Perkuat Fungsi Sosial IKN
Kehadiran Masjid Negara IKN akan memperkuat fungsi sosial dan spiritual di ibu kota baru. Pemerintah menempatkan fasilitas ibadah sebagai bagian penting dari perencanaan kota. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kebutuhan rohani masyarakat.
Salat Id Lebaran 2026 di Masjid Negara IKN akan menjadi momentum simbolis. Peristiwa ini akan menandai kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan yang hidup dan berfungsi penuh. Pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan tersebut.
Optimisme Menuju Lebaran 2026
Dengan progres yang hampir rampung, pemerintah menunjukkan optimisme tinggi terhadap target penggunaan masjid. Gibran terus mendorong percepatan tanpa mengorbankan kualitas. Pendekatan ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Masjid Negara IKN akan menjadi lokasi Salat Id Lebaran pertama di ibu kota baru Indonesia. Momentum ini akan memperkuat citra IKN sebagai simbol masa depan bangsa yang religius, modern, dan inklusif.



